This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 25 Agustus 2024

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 3.2

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 3.2

Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya

Nama CGP

:

Aan Amirudin

Angkatan / Kelas

:

10 / 71

Unit Tugas

:

SMKN 6 Kota Tangerang Selatan

Pengajar Praktik

:

Estikajati

Fasilitator

:

Rossa Vini Anggalia

Model

:

Artikel 4 C

 


Connection

:

Kaitan Materi Dengan Peran Sebagai CGP

Challenge

:

Ide Narasumber Yang Berbeda Dengan Praktik Yang Selama Ini Dijalankan

Concept

:

Konsep Penting Yang Dipelajari

Change

:

Perubahan Yang Akan Dilakukan Setelah Menerima Materi Ini

 

Model

Arti

Pemahaman

Connection

Kaitan Materi

Modul 3.2 membahas tentang Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya, Aset pendidikan dalam satuan pendidikan terdapat 7 aset. Pemahaman yang diajarkan oleh Modul 3.2 ini merubah pola fikir saya dalam mengelola aset di sekitar saya, sebagai CGP Saya harus dapat berfikir basis kekuatan, bukan berfikir basis kekurangan. 7 aset di satuan pendidikan adalah modal utama untuk mendukung dan mengembangkan kualitas pendidikan.

Challenge

Ide dan Perbedaan

Ketika mendapatkan banyak pemahaman baik dari Modul 3.2, Fasilitator, Instruktur dan Ruang Kolaborasi, Sebelunya saya selalu berfikir basis kekurangan dan setelah mempelajari modul ini saya berfikir basis kekuatan dengan 7 aset tersebut. Sebelum mempelajari modul ini saya selalu berfikir bahwa satuan pendidikan tempat saya bertugas ber aset minim, setelah mempelajari modul ini saya berfikir aset di sekitar saya banyak yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Concept

Konsep Penting

Konsep yang saya dapat dari Modul 3.2 ini adalah Bahwa sekolah merupakan Ekosistem yang  terdiri dari Unsur Biotik dan Abiotik, Biotik diantaranya SDM yang ada, sedangkan Abiotik adalah sarana dan Prasarana. Jika kita mau untuk berfikir basis kekuatan maka terdapat 7 Aset di sekolah yaitu Manusia, fisik, sosial, finansial, lingkungan, agama dan kebudayaan, serta politik.

Change

Rencana Perubahan

Setelah mempelajari modul 3.2 Rencana perubahan yang akan saya lakukan adalah melakukan diskusi dengan pimpinan mengenai pemetaan aset Sekolah, berdiskusi dengan rekan sejawat mengenai 7 aset dan mencari aset mana saja yang bersifat dominan guna untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah tempat saya bertugas.

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 3.1

JURNAL REFLEKSI DWIMINGGUAN MODUL 3.1

PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS NILAI-NILAI KEBAJIKAN SEBAGAI PEMIMPIN

 

Nama CGP

:

Aan Amirudin

Angkatan / Kelas

:

10 / 71

Unit Tugas

:

SMKN 6 Kota Tangerang Selatan

Pengajar Praktik

:

Estikajati

Fasilitator

:

Rossa Vini Anggalia

Model

:

Artikel 4 F

 


Fact (Peristiwa)

Mempelajari konsep tentang Pengambilan Keputusan Berbasis Nilai-Nilai Kebajikan Sebagai Pemimpin mulai dari diri, Eksplorasi Konsep, Ruang kolaborasi, Demonstrasi Kontekstual, Ruang Kolaborasi, Elaborasi Pemahaman, Koneksi antar Materi dan Aksi Nyata.

Mulai dari Diri

Pelajaran yang dapat diterima adalah pengamatan tentang serorang pemimpin mengambil suatu keputusan yang dapat Dipertanggung Jawabkan.

Eksplorasi Konsep

Saya diajarkan bahwa menjadi seorang pemimpin dalam mengambil keputusan harus berdasarkan nilai-nilai kebajikan terlebih ketika dihadapkan dengan bujukan moral dan dilema etika.

Ruang Kolaborasi

Dalam ruang kolaborasi kami dipecah ke dalam beberapa kelompok untuk menerapkan keterampilan pengambilan keputusan melalui kasus-kasus yang ada dalam LMS dengan dasar 3 Prinsip, 4 Paradigma, dan 9 Langkah pengambilan keputusan.

 

Demonstrasi Kontekstual

Dalam tahap ini saya mencoba untuk mewawancara pimpinan dan pemangku kebijakan lainnya dalam mengambil keputusan dengan pertanyaan yang sudah disediakan dalam LMS. Saya mewawancara Kepala Sekolah dan Wakil bagian Sarpras.

Feeling (Perasaan)

Saya sangat senang dan menyukai materi ini dikarenakan ini adalah bekal untuk saya di hari esok apabila saya dijadikan sebagai pemimpin, bahwa mengambil keputusan itu ada pola fikirnya, ada prinsipnya dan ada langkah-langkahnya.

 

Findings (Pembelajaran)

Sebagai seorang pemimpin harus mampu mengambil keputusan tetapi dapat dipertanggung jawabkan, peengambilan keputusan yang dapat dipertanggung jawabkan harus melalui beberapa cara diantaranya 3 prinsip, 4 paradigma dan 9 langkah. ada perbedaan antara bujukan moral dengan dilema etika, dan Pembelahjaran ini baru saya dapat dalam pelatihan guru penggerak.

 

Future (Penerapan)

Penerapan yang dapat saya lakukan sebagai seorang guru adalah bagaimana memperlakukan siswa dalam kelas, bagaimana cara nya memberikan konsekwensi dan ketika rapat pleno kenaikan kelas atau bahkan kelulusan, bahwasanya pengambilan keputusan yang saya ambil akan dapat saya pertanggung jawabkan.Selain menegaplikasikannya saya juga berusaha untuk berbagi pemahaman dan praktik baik untuk teman sejawat agar pengethauan ini juga dapat dikembangkan dan dialaksanakan oleh teman sejawat. 

Minggu, 18 Agustus 2024

DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 3.2

 DEMONSTRASI KONTEKSTUAL MODUL 3.2

PEMIMPIN DALAM PENGELOLA SUMBER DAYA

Nama CGP

:

Aan Amirudin

Angkatan / Kelas

:

10 / 71

Unit Tugas

:

SMKN 6 Kota Tangerang Selatan

Pengajar Praktik

:

Estikajati

Fasilitator

:

Rossa Vini Anggalia

Model

:

Artikel



1.      Kira-kira apakah visi dari sekolah tempat guru dalam video tersebut mengabdi?

Terciptanya proses pembelajaran yang nyaman, bahagia dan berpihak kepada siswa dengan potensi dan aset yang dimiliki

2.      Apakah prakarsa perubahan yang akan dilakukan oleh guru dalam tayangan video?

Menciptakan proses pembelajaran yang yang nyaman dan menyenangkan

3.      Apakah Pertanyaan Utama dari kegiatan yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video tersebut?

Bagaimana menciptakan pembelajaran kelas yang nyaman dan menyenangkan?

 

 

 

4.      Kegiatan/tindakan apa yang dilakukan oleh guru dalam tayangan video yang menggambarkan tahapan BAGJA

a.      Buat Pertanyaan Utama.!

Pertanyaan

Jawaban / Eksekusi Pelaksanaan

Bagaimana menciptakan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan sehingga belajar menjadi semangat?

Koordinasi dengan Kepala Sekolah, Kurikulum dan Rekan Sejawat tentang Prakarsa perubahan yang akan dicapai

Guru memberikan motivasi kepada siswa tentang semangat berlajar

Siswa bersama guru sama-sama mengidentifikasi hal apa saja yang dapat membuat semangat belajar

 

b.     Ambil Pelajaran.!

Pertanyaan

Jawaban / Eksekusi Pelaksanaan

Kegiatan apa saja yang dapat menumbuhkan semangat siswa dalam pembelajaran?

Bagaimanana mengidentifikasi dan menemukan kelas yang diinginkan siswa.

Mengidentifikasi hal-hal yang disukai oleh siswa

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memberikan pendapat atau eksplorasi diri tentang kelas yang mereka impikan

Siswa diperbolehkan untuk melakukan studi kasus ke kelas lain tentang iklim kelas yang menyenangkan

Memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi tentang kelas yang mereka impikan sehingga meningkatnya semangat belajar

 

c.      Gali Mimpi.!

Pertanyaan

Jawaban / Eksekusi Pelaksanaan

Apakah iklim kelas yang menyenangkan dapat menumbuhkan semangat belajar?

Apa saja kegiatan kelas yang dapat dilakukan untuk menciptakan kondisi nyaman dan menyenangkan agar tumbuh semangat belajar?

Guru selalu menyiapkan media pembelajaran termasuk alat dan bahan untuk setiap pembelajaran

Guru masuk kelas tepat waktu sehingga selalu dirindukan oleh siswa

Guru menjadikan iklim kelas menjadi hidup sehingga pembelajaran menjadi nyaman dan menyenangkan

Guru mengikuti kodrat alam dan zaman sehingga keberpihakan kepada siswa semakin dominan

Guru memfasilitasi siswa untuk kerja kelompok dan mengeksplor pengetahuannya

Siswa diberi kesempatan untuk menyajikan hasil karya nya

 

d.     Jabarkana Rencana.!

Pertanyaan

Jawaban / Eksekusi Pelaksanaan

Apa saja hal-hal yang perlu dilakukan agar pembelajaran kelas menjadi nyaman dan menyenangkan?

Apa saja hal-hal yang diperlukan untuk terciptanya lingkungan kelas menjadi nyaman dan menyenangkan?

Siswa selalu etrlibat dalam iklim pembelajaran kelas karena merupakan objek pembelajaran

Guru bersama siswa selalu membersilhkan kelas sehingga menjadi bersih dan nyaman

Adanya pembagian tugas yang menyeluruh dalam kelas

 

e.      Atur Ekseskusi.!

Pertanyaan

Jawaban / Eksekusi Pelaksanaan

Siapa saja yang harus bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan kelas yang nyaman dan menyenagkan?

Kapan pelaksanaan menciptakan kelas yang nyaman dan menyenangkan?

Bagaimana caranya agar hal-hal yang direncanakan dapat terwujud?

Guru dan siswa, guru melakasanakan tupoksinya dengan baik sesuai dengan keyakinan kelas, dan siswa mengikuti proses pembelajaran dengan penuh keyakinan dan semangat tinggi.

Menciptakan iklim pembelajaran kelas yang nyaman bisa dilaksanakan ketika aktifnya tahun ajaran baru (TA. 2024/2025 dimulai dari semester ganjil.

Siswa selalu mengikuti kegiatan pembelajaran dengan baik dan mengerjakan kewajiban (tugas) dengan tepat waktu

Guru dan siswa membuat lay out tempat duduk dan membuat bunga-bunga dari bahan seadanya yang dimanfaatkan daur ulang agar nyaman dan sesuai kesepakatan bersama dan sesuai dengan keyakinan kelas

Adanya penataan fasilitas dengan baik, seperti rak spatu, lemari buku, meja guru, infocus dan lain-lain

 

5.      Apa peran pemimpin yang tergambar dalam tayangan video?

Guru sebagai pemimpin pelajaran yang dapat memberikan pelayanan terbaik di kelas nya dengan menciptakan iklim kelas yang nyaman dan menyenangkan.

Guru menggunakan aset yang ada (pola berfikir orientasi kekuatan, bukan kekurangan) sehingga proses pembelajaran menjadi epektif, nyaman dan menyenangkan.

Proses pembelajaran yang menggambarkan berpihak kepada siswa sehingga siswa terlibat aktif dalam pembelajaran.

6.      Apa saja modal utama yang dimanfaatkan oleh pemimpin pembelajaran dalan tayangan video? lalu bagaimana pemanfataannya?

Nama Aset

Bentuk

Fungsi

Manusia

Guru dan Siswa

Pemimpin pelajaran dan Objek pembelajaran

Fisik

Ruang kelas

Tempat Belajar

Sosial

Kepala Sekolah, Kurikulum dan Rekan Sejawat

Koordinasi dan siswa diberikan kesempatan untuk studi kasus ke kelas lain

Finansial

Penyediaan fasilitas untuk kenyamanan

Penyediaan buku, rak spatu dan fasilitas lain untuk kenyamanan pembelajaran

Lingkungan

Bunga-bunga dalam lay out kelas

Untuk pemandangan dan kenyamanan kelas

Agama / Budaya

Diskusi Kelas dalam pembelajaran dan penanaman sikap saling  menghargai pendapat

Gotong royong dan saling mengeluarkan pendapat sehingga tercipta kolaborasi

Politik

Koordinasi dengan Kepala Sekolah

Kepala sekolah menyambut baik dan mendukung terciptanya kelas yang nyaman dan menyenangkan

 

Aan Amirudin
18 Agustus 2024